Panduan Menjaga Pompa Air Dengan Benar

Air begitu penting buat kehidupan manusia. Maka dari itu, banyak cara yang dikerjakan untuk mendapat air bersih biar bisa penuhi keperluan sehari-hari. Apa lagi musim kemarau layaknya kini, jaga suplai air bersih untuk keluarga mesti Anda kerjakan.

Satu diantara dari banyak hal yang wajar dikerjakan untuk penuhi suplai air bersih adalah memakai pompa listrik untuk ambil air dari dalam tanah. Ketika beli pompa air adalah satu diantara hal yang penting, keliru dalam menentukan maka pompa tidak akan bekerja yang baik dan pesat hancur.

Di pasar, tipe pompa air listrik dipisah berdasar energinya, di antara berbeda, pompa air stardar (100 watt), pompa air semijet (125 watt), dan pompa air jet pump (250-300 watt). Ketika akan membeli, baiknya samakan dengan keperluan dan kantong Anda. Untuk itu, cari produk yang telah mempunyai agunan kualitas dan memberi garansi.

Bila Anda telah memilih untuk menentukan pompa yang pas, dari aspek dana dan keperluan, maka langkah berikutnya merupakan melakukan perawatan teratur. Melakukan perawatan kepada pompa air mesti dikerjakan dengan cara teratur, salah-salah keperluan air bersih keluarga maka terusik. Berikut panduan menjaga pompa air secara benar biar ketika musim kemarau suplai air bersih keluarga Anda masih terbangun idea lovers.

1. Pakai pipa paralon yang masuk ke tanah dengan panjang pas daya hisap pompa.

Misalkan, daya hisap optimal 20 mtr., pakai juga pipa memiliki ukuran 20 mtr. (tidak boleh yang memiliki ukuran paling pendek). Hal tersebut akan memberikan dukungan daya dorong pompa dan automatis menjadikan pompa paling tahan lama.

2. Tempatkan mesin pompa air listrik Anda pada tempat teduh.

Hal tersebut mempunyai tujuan biar tidak langsung terserang cahaya matahari dan air hujan, dan menahan korsleting dari sistem kelistrikannya.

3. Untuk bidang lantai tempat mesin pompa baiknya diusahakan “steril” dari tetes atau kubangan air.

Apabila perlu, beri seperti tutup perlindungan (gampang ditutup dan dibuka) yang melingkari mesin pompa.

4. Masih dalam soal peletakan pompa air.

Baiknya Anda tidak menempatkan pompa pada tempat rendah atau di bawah sumber hisapan air. Masalahnya hal tersebut dapat menjadikan pompa tergenang air dan menghancurkan mesin.

5. Tidak boleh pakai pompa bila pada keadaan kering atau tanpa air.

Apabila hal tersebut dikerjakan dapat menimbulkan pompa hancur, terlebih bidang motor pendorong.

6. Jauhi pun operasionalisasi pompa kepada temperatur yang berlebihan

Misalkan, kepada temperatur di atas 40 derajat celsius dan di bawah 5 derajat celsius.

7. Bila Anda mau menjaga pompa air secara benar

Maka bikinlah agenda pembersihan mesin pompa dengan memakai oli atau gendut (memanfaatkan sikat gigi sisa) kepada gigi putar atau laher.

8. Paling akhir, tiap-tiap kali Anda berakhir memakai (air telah cukup di bak penampung)

Yakinkan untuk mematikan pompa dan melepasnya dari setop contact untuk mengirit listrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *