Panduan Menentukan Dan Menjaga Pompa Air

Air adalah keperluan khusus rumah Anda. Bila terjadi problem kecil saja kepada air—misalnya air tiba-tiba mati atau aliran airnya mampet—mood Anda tentu dapat beralih sepanjang hari. Beberapa besar rumah, terlebih di kota besar, telah memakai air yang diteruskan oleh Perusahaan Air Minum (PAM). Tetapi, sebagian masih mempercayakan air tanah yang diambil dengan pompa air. Problem yang seringkali dirasakan pemakai pompa air merupakan poma air itu mendadak tidak berperan, sementara penghuni tidak mempunyai cadangan air atau memang belum isi water torrent

Cara Menentukan

1. Pikirkan keadaan ambil sumber air dan tingkat kedalaman sumur di dalam rumah.

Bila mekanik menjelaskan rumah Anda tidak memerlukan pompa yang terlampau dalam, maka Anda dapat menentukan pompa semi jet pump untuk mendapat sumber air yang tidak terlampau dangkal dan tidak terlampau dalam. Pikirkan juga perkembangan permukaan air tanah ketika musim penghujan dan musim kemarau. Samakan daya hirup pompa biar Anda dapat mengirit energi.

2. Samakan pompa air dengan keperluan listrik di dalam rumah Anda.

Tidak boleh hingga Anda mesti mematikan semua perlengkapan listrik di dalam rumah lantaran pompa air sedang berpijar. Pompa air memiliki daya listri besar tidak berarti akan mengisap air paling dalam, tetapi jumlahnya volume air yang dikeluarkan.

3. Lihat suara pompa. Suara keras tidak agunan pompa itu bisa mengisap air paling banyak.

Baiknya pilih yang mempunyai suara tidak terlampau keras hingga tidak mengusik yang tinggal di rumah ketika pompa berpijar. Suara pompa yang tiba-tiba keras pun mengisyaratkan ada masalah kepada aliran air.

4. Tentukan produsen yang menyediakan garansi untuk pompa airnya.

Ketika terjadi masalah di dalam rumah, Anda dapat kembalikan atau bertanya problem itu pada penjual.

Cara Menjaga

1. Membersihkan pompa air dengan cara teratur.

Misalkan tiap-tiap 2 bulan untuk menghindarnya dari karatan atau debu yang masuk ke dinamo motornya.

2. Tempatkan pompa air pada tempat yang kering.

Tidak begitu terkena cahaya matahari dan terkena air hujan untuk menghindarinya berkarat. Karat di penutup atau sekitaran pompa akan menjadikan daya kerjanya jadi tidak optimal.

3. Pisah sakelar pompa air dengan sakelar yang lain.

Baiknya pompa air memakai sakelar sendiri biar daya listriknya tidak menyusut. Apalagi sakelar yang bercabang akan menjadikan sakelar gampang hancur dan terbakar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *